Borst Yakin Pilihan De Ligt Ingin Ke Juventus Ketimbang Barcelona, Karena Ia Matre. Benarkah?

Baru-baru ini publik sedang di heboh kan dengan sebuah klaim brutal terlontar dari pria berusia 57 tahun sekaligus ahli sepak bola asal Belanda, Hugo Borst. Ia menyebut bek muda bertalenta Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt adalah sebagai sosok yang mata duitan atau bahasa lainnya (matre) jika ia berhasil mendahulukan lebih memiliki klub Juventus dibanding ddengan klub asal Spanyol Barcelona.

Seperti beberapa berita yang mengatakan, De Ligt sudah hampir pasti meninggalkan Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas ini. Namun sampai sekarang, masih belum banyak yang ketahui dan belum ada kepastian ke mana pemain berumur 19 tahun itu akan membela sebuah tim.

Tentu tidak sedikit, De Ligt sempat dikaitkan dengan sejumlah klub besar, namun sejauh ini hanya ada tiga tim yang bertahan dalam perburuan. Tiga tim tersebut Juventus, Barcelona, dan juga raksasa asal Prancis, Paris Saint-Germain.

Selanjutnya ada Barcelona tim nomor urut dua ini dikabarkan mundur karena tak sanggup memenuhi permintaan gaji yang diajukan oleh sang agen, Mino Raiola. Lalu sementara urutan nomor tiga, PSG sendiri masih mengalami proses sana-sini setelah kedatangan direktur baru, Leonardo. Masih melalui masa labil dan dibutuhkan diskusi ulang bersama lagi.

Nah nomor urut pertama Juventus pun ‘lari sendirian’ yang bisa di bilang tim paling gerak cepat dan berusaha menyelesaikan dengan cepat dalam perburuan De Ligt. Klaim sejumlah media pun mengatakan bahwa sang pemain telah memilih Bianconeri ketimbang memaksakan keinginannya untuk pindah ke Barcelona. Sang juara Serie A itu juga dikatakan sanggup membayar permintaan gajinya yang tinggi beda dengan Barcelona yang tidak sanggup memenehui gaji pemain muda berusia 19 tahun ini.

Pilihan De Ligt ini lantas membuat Borst heran dan bingung. Pasalnya, Juventus diyakininya bukan tempat untuk mencari tantangan baru karena sudah menguasai kompetisi domestik, dan seringkali merasakan kegagalan di ajang Liga Champions. Itu tanggapan Borst.

“Juve? Ha! Klub itu sudah mendapatkan jaminan juara di liga dan mereka tak mampu mengangkat trofi Liga Champions meskipun dengan Cristiano Ronaldo,” tutur Borst kepada┬áSport.

De Ligt Jadi Matre (Mata Duitan)?

Lalu apa alasannya De Ligt ingin ke Juventus? Borst meyakini kalau De Ligt hanya mengincar gaji tinggi yang sanggup dibayar oleh tim asuhan Maurizio Sarri tersebut. Tidak seperti Barca atau PSG. Itulah mengapa Borst cukup yakin dan memberikan komentarnya jika, De Ligt sudah menjadi seseorang yang mata duitan (Matre). Namun bagaimana pendapat para fans soal ini ya?

“Kenapa De Ligt ingin ke Italia? Raiola sepertinya meminta gaji tahunan sebesar 14 juta euro. Sejak kapan De Ligt menjadi mata duitan?” lanjutnya.

Borst percaya, jika bukti yang ia klaim salah, bahwa De Ligt tidak mata duitan, maka ia akan menerima pinangan dari Barcelona walaupun dengan alasannya tidak bisa memenuhi bayaran pemain muda ini tapi mungkin saja Barca bisa semakin kerja keras untuk mencari dana atau De Ligt menerima berapapun yang di inginkan Barcelona. Atau rivalnya, Real Madrid. Atau setidaknya ia bisa memilih pindah dan bermain di liga yang dianggapnya terbaik di dunia, Premier League. Namun tidak untuk tim Juventus.

“Jika anda bisa memilih di tempat mana pun di dunia ini, anda akan memilih Premier League, Barca, atau Real Madrid. Inggris dan Spanyol adalah dua liga terkuat di dunia. Di negara itu, anda bisa melihat pemain terbaik dan menyaksikan mereka berkembang,” tutup tandasannya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *