Akhirnya Real Madrid Sudah Resmi Membentuk Tim Wanita, Sekaligus Menjawab Tantangan Barcelona

Berita yang sedang beredar dari klub raksasa Spanyol, Real Madrid dimana mereka mengumumkan bahwa mereka telah resmi membentuk tim wanita usai membeli klub yang baru saja promosi bernama CD Tacon. Kini Real Madrid sudah menjawab tantangan yang ditantang oleh Barcelona.

Lewat laman resmi mereka, Real Madrid menyatakan bahwa jajaran direksi klub pada hari Selasa tanggal 25 Juni 2019 tepatnya kemarin, telah menyetujui proposal merger dengan CD Tacon.

Walaupun kendati demikian, nama tim Real Madrid masih belum akan dipakai di La Liga Iberdrola (kompetisi sepak bola wanita kasta tertinggi Spanyol) untuk musim 2019-20 yang mendatang.

Nah untuk nama Real Madrid baru akan resmi dipakai mulai 1 Juli 2020 mendatang dimulai sejak musim 2020-21. Untuk musim 2019-20 sendiri nama CD Tacon akan berlatih dan memainkan laga mereka di markas latihan Los Blancos, Valdebebas sebagai bentuk transisi.

Setelah proposal yang diajukan presiden Florentino Perez disetujui oleh jajaran direksi, Real Madrid kini tinggal membutuhkan persetujuan dari federasi sepak bola Spanyol RFEF.

Jawab Tantangan Barcelona

Pada dasarnya Real Madrid memang sudah cukup lama berencana memiliki tim wanita. Namun belum saja terlaksana dan terbentuk. Tetapi dengan sudah terlaksananya ini juga bisa jadi merupakan sebuah jawaban yang di tunggu melalui tantangan yang dilontarkan sang rival abadi, Barcelona. Untuk Real Madrid punya tim wanita.

Kita bahas sekilas dimana, beberapa waktu lalu, wakil presiden Barcelona, Jordi Mestre mengaku merasa aneh karena klub sekelas Real Madrid tidak memiliki tim wanita untuk ambil bagian pada kompetisi dan ini sangat di sayangkan.

“Ada tim wanita yang bernama Madrid, tapi itu tidak ada hubungannya dengan Real Madrid. Saya pikir akan sangat bagus untuk sepak bola jika ada Real Madrid. Itu akan menambah daya saing di El Clasico,” ujar Mestre kala itu.

“Ada banyak tim La Liga yang punya tim wanita. El Clasico pasti akan membuat daya tarik makin seru. Saya rasa, itu bisa jadi daya pikat yang besar bagi sepak bola wanita. Tetapi, tiap klub punya kebijakan berbeda.” tuutp sekaligus tandasnya.

Ingin Memboyong Paul Pogba, Juventus Minta Bantuan Pihak Adidas?

Beberapa belakangan ini berita datang dari Juventus, klub asal Italia tersebut dilaporkan telah membuat satu manuver baru untuk bisa membeli pemain yang masih menjabat di Manchester United, Paul Pogba. Kabarnya Si Nyonya Tua disebut sampai telah meminta kepada pihak Adidas untuk melancarkan saga transfer Paul Pogba ke Turin. Demi mendapatkan pemain berusia 26 tahun tersebut.

Paul Pogba sendiri yang merupakan pemain yang juga menjadi klien dari Adidas. Bahkan, pemain asal Prancis tersebut sudah menjadi salah satu ikon produk olahraga asal Jerman. Itu dia sebabnya mengapa Juventus meminta bantuan pada Adidas.

Dan juga kebetulan Adidas juga merupakan sponsor resmi Juventus. Kedua belah pihak memiliki kontrak jangka panjang sampai waktu hingga tahun 2027 yang akan datang. Nilai kontrak Juventus dengan Adidas mencapai angka 408 juta euro. Ini merupakan nilai kontrak yang besar.

Untuk itu tidak heran bukan, Adidas bisa berperan penting dalam kasus transfer Paul Pogba ke Juventus. Bahkan, pakar transfer dari SportItalia, Alfredo Pedulla, angkat bicara dan menyebutkan bahwa Juventus secara khusus telah meminta kepada pihak Adidas untuk membantunya.

Juventus ingin Adidas turut serta membantu mendatangkan Paul Pogba ke Turin. Walaupun meminta bantuan kepada Adidas bukan berarti Juventus tidak berusaha juga ya. Jika kesepakatan tersebut mencapai kata sepakat dan terjadi, maka akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak. Sebab, Pogba akan membuat citra Adidas makin kuat di pasar Italia dan internasional. Secara pemain berusia 26 tahun yang memang dikenal dengan kemampuannya di atas lapangan hijau membuat banyak orang mengenalnya.

Namun kendati demikian adanya, ini akan di pastikan adanya yang terjadi konflik kepentingan yang rumit. Sebab, Adidas sendiri saat ini juga menjadi sponsor bagi klub asal Inggris, Manchester United. Dan ada kabar berhembus, bahwa Adidas juga tidak berharap Paul Pogba pindah dari Old Trafford. Kita masih lihat kabar selanjutnya seperti apa.

Keputusan Berat Juventus

Langkah yang sudah di rencanakan Juventus untuk mendapatkan jasa Paul Pogba dipastikan akan sangat berat dan tidak mudah. Pasalnya, bukan hanya soal kepentingan pihak ketiga (sudah dengan sponsor), tapi juga persoalan tentang terkait harga Paul Pogba yang sangat mahal dan sulit ditebus yang perlu di fikirkan beberapa kali lagi oleh Juventus sendiri.

Kabarnya Manchester United diyakini hanya akan melepas Paul Pogba dengan mudah di patok harga minimal sebesar 150 juta euro. Tentu saja itu bukan harga yang murah dan bisa menjadi beban bagi neraca keuangan Bianconeri. Juventus pun berharap dengan bantuan dari pihak Adidas bisa membuat harganya turun.

Beban keuangan Juventus sendiri juga akan semakin berat jika ditambah dengan besarnya gaji Paul Pogba. Dan sampai saat ini Pogba masih membal di United, pemain berusia 26 tahun tersebut mendapatkan gaji 15 juta euro per tahun. Dan jumlah tersebut diyakini akan naik jika dia pindah ke Juventus musim depan tentu resiko ini Juventus juga harus fikirkan baik-baik.

Persoalan satu belum tuntas sekarang ada lagi berita yang mengatakan situasi akan makin sulit karena Juventus kini juga sedang mengejar bek tengah Matthijs de Ligt dari Ajax. Butuh dana hingga 70 juta euro untuk bisa memboyong pemain muda berusia 19 tahun tersebut. Dan setelahnya, gaji yang harus dibayarkan adalah 12 juta euro dalam satu tahun. Angka yang besar juga seperti harus menggaji Pogba. Kita tunggu saja ya Bolaneters bagaimana keputusan selanjutnya.